INFO (021) 3908836
Login Alumni Register
  • HOME
  • profile
    • Visi Misi dan Value
    • About
    • Sejarah Sekolah
    • Video Tour
    • Profil Guru
  • event
    • news
    • agenda
  • article
  • gallery
  • PPDB
  • achievement
  • creative corner
  • Facility
  • Extracurricular
Kegiatan Seminar Anti Bullying

Kegiatan Seminar Anti Bullying

Oleh Gaby dan Tiara

 

   Pada hari Selasa, 13 September 2026 SMP Tarakanita 3 mengadakan seminar anti bullying bersama FPN dan Densus 88. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas 7 hingga kelas 9.  Tujuan dari adanya kegiatan ini adalah untuk mengedukasi peserta didik SMP Tarakanita 3 terhadap bullying. Bagaimana cara menghadapinya, apa yang harus dilakukan, dan dampak apa saja yang dapat terjadi.

   Kegiatan diawali dengan sambutan dongeng dari kakak-kakak perwakilan FPN mengenai bullying. Dongeng dibawakan dengan menggunakan boneka yang dapat digerakkan seolah adalah seorang manusia. Dongeng tersebut dibawakan oleh Kak Dimas dan sebuah boneka yang Bernama Boni, Kak Anggi dengan boneka bernama Lili, serta Kak Dita dengan bonekanya yang bernama Yoyo. Selanjutnya, ada sesi pembuatan kelompok beserta yel-yel yang berkaitan dengan jangan membully. Setiap kelompok diberi waktu 5 menit untuk mempersiapkan yel-yel. Setelah itu, setiap perwakilan angkatan akan menunjukkan yel-yel yang sudah dimiliki kelompoknya. Setelah menampilkan yel-yel, acara kembali dilanjutkan dengan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Anggi. Kami diberi waktu sekitar 7 menit untuk membuat cerita karangan dengan kata-kata khusus yang telah disiapkan oleh kakak panitia bersama dengan kelompok masing-masing.

        Dipenghujung acara, kegiatan ditutup dengan refleksi yang disampaikan oleh Kak Mirza mengenai Ketahanan Ideologi. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta didik SMP Tarakanita 3 diharapkan untuk lebih waspada terhadap bullying yang tentunya sangat tidak baik dikehidupan masa remaja, dapat teredukasi dengan adanya bullying, dan bagaimana cara menghindarinya. Selama berkegiatan, anak-anak SMP Tarakanita 3 terlihat sangat antusias, dari awal hingga penghujung acara, juga terlihat sangat fokus memperhatikan materi yang disampaikan Forum Pendongeng Nasional, dan Densus 88.

 


Outing Class SMP Tarakanita 3 Ke Gereja Ratu Rosari, Desa Putera

Outing Class SMP Tarakanita 3

Oleh : Cleora Wijaya dan Rania Fenita


Pada Jumat, 4 September 2026 siswa siswi kelas 8 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan outing class ke Gereja Ratu Rosari yang bertempatan di Desa Putera. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa siswi bisa mempelajari suatu hal dengan melihatnya secara langsung dan merasakannya secara langsung. Selama berkegiatan, para siswa dapat mengenal lingkungan Gereja Ratu Rosari sekaligus belajar tentang nilai-nilai kehidupan di sana. Para siswa juga diajak untuk belajar menghargai tempat ibadah, dan mengerjakan tugas mereka dengan jujur. Selain  belajar untuk menghargai tempat ibadah, para siswa juga diajak untuk bersama-sama belajar menjaga sikap, dan mempererat kebersamaan dengan teman dan guru.

Kami berangkat menuju Gereja sekitar pukul 07.15 pagi. Sebelum kami berangkat, kami menyempatkan untuk berdoa. Setelah berdoa kami berangkat menuju Desa Putera menggunakan bus. Selama perjalanan kami tidak hanya duduk diam saja, tetapi kami juga bernyanyi di bus. Lagu yang kami pilih beragam, mulai dari lagu rohani, lagu pop, hingga lagu barat. Kami tiba di Desa Putera sekitar pukul 08.00 pagi. Sesampainya disana kami langsung menuju ke gedung Gereja untuk mengamati dan belajar di sana.

Saat di Gereja Ratu Rosari, para siswa bukan hanya di ajak untuk mengamati tetapi juga diberikan tugas yang harus dilakukan. Tugas yang diberikan adalah membuat sebuah video pendek yang berisi tentang pesan Yesus dan kerajaan Allah. Di sana siswa tidak mengerjakan tugasnya sendiri tetapi berkelompok. Dengan berkelompok ini para siswa sudah menerapkan nilai-nilai Tarakanita yaitu Community. Selama proses pengambilan video para siswa tetap tertib dan tidak mengganggu suasana di dalam Gereja.

Selama di Gereja Ratu Rosari kelompok-kelompok kecil yang telah dibagi mulai mengerjakan tugas mereka masing-masing. Setiap kelompok memiliki tema yang berbeda. Ada yang mendapat tema perumpamaan tentang pukat, ada juga yang mendapat tema tentang Altar. Setiap kelompok berhasil mengerjakan tugas mereka hingga selesai dan akhirnya kami bisa melanjutkan perjalanan kami. 

Sebelum kami melanjutkan perjalanan kami, kami menyempatkan untuk membeli makanan dan minuman yang dijual di dekat wilayah Desa Putera. Ada yang membeli minuman, cakwe, siomay dan lain-lain. Sebelum kami meninggalkan Gereja kami juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada penjaga Gereja. Kami juga mendapat banyak ilmu baru selama kami berada di Gereja Ratu Rosari. Salah satu ilmu yang kami dapat yaitu adanya nama-nama santo yang pernah ada. Pada akhirnya kami pulang membawa ilmu baru dan bisa menerapkan nilai Tarakanita yaitu Community.

Setelah selesai berkegiatan di Gereja, kami melanjutkan perjalanan ke Taman Agro Wisata Cilangkap. Kami tiba di Taman AEW Cilangkap pada sekitar pukul  10.35 pagi. Kami melakukan outing class ke Taman Agro Edu Wisata Cilangkap untuk  mempelajari tanaman -tanaman yang ada di sana serta cara penanaman. Kegiatan ini adalah hasil kolaborasi pelajaran Bahasa Inggris dan IPS. Para siswa siswi kelas 8 juga di edukasi soal cara penanaman bayam, cabai serta teknik-teknik menanam. Para siswa siswi SMP Tarakanita 3 sangat senang dan dapat melakukan pembelajaran dengan baik dan tertib.

Sesampainya kami di Taman Agro Edu Wisata Cilangkap kami segera berkumpul oleh kelompok yang sudah dipilih oleh para bapak dan ibu guru. Kami dibagi menjadi 2 rombongan ,rombongan pertama kelompok kelas 8a dan rombongan kedua kelompok kelas 8b. Setiap kelompok diminta untuk memperhatikan setiap penjelasan dari bapak-bapak yang menjelaskan tentang tanaman serta cara penanaman,agar setiap kelompok bisa menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan oleh guru kami. Kami juga diajak untuk ke tempat penanaman hidroponik, dan disitu kami melakukan praktek cara  menanam hidroponik, kami diberi bibit dan kami tanamkan dengan cara penanaman hidroponik.



Jam 13.30 kami sudah selesai melakukan semua kegiatan dan kami langsung menuju bus dengan keadaan lelah , tetapi kami menyempatkan untuk ke toilet terlebih dahulu serta jajan makanan yang ada di sekitar Taman Agro Edu Wisata Cilangkap. Kami mendapatkan banyak sekali pengetahuan tentang tanaman serta cara penanaman dengan modal yang sangat murah. Walaupun kami membawa jajanan kami tidak lupa membawa bungkus makanan tersebut dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia agar tidak mengganggu tanaman di taman Agro Edu Wisata Cilangkap. Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada bapak bapak Taman Agro Edu Wisata karena sudah memberi banyak sekali pelajaran tentang tanaman , serta kami mengucapkan terima kasih kepada supir bus yang sudah bersedia dengan senang hati mengantar kita ke tempat yang ingin kita tuju.


Outing Class SMP Tarakanita 3 Ke Gereja Ratu Rosari, Desa Putera

Outing Class SMP Tarakanita 3

Oleh : Cleora Wijaya dan Rania Fenita


Pada Jumat, 4 September 2026 siswa siswi kelas 8 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan outing class ke Gereja Ratu Rosari yang bertempatan di Desa Putera. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa siswi bisa mempelajari suatu hal dengan melihatnya secara langsung dan merasakannya secara langsung. Selama berkegiatan, para siswa dapat mengenal lingkungan Gereja Ratu Rosari sekaligus belajar tentang nilai-nilai kehidupan di sana. Para siswa juga diajak untuk belajar menghargai tempat ibadah, dan mengerjakan tugas mereka dengan jujur. Selain  belajar untuk menghargai tempat ibadah, para siswa juga diajak untuk bersama-sama belajar menjaga sikap, dan mempererat kebersamaan dengan teman dan guru.

Kami berangkat menuju Gereja sekitar pukul 07.15 pagi. Sebelum kami berangkat, kami menyempatkan untuk berdoa. Setelah berdoa kami berangkat menuju Desa Putera menggunakan bus. Selama perjalanan kami tidak hanya duduk diam saja, tetapi kami juga bernyanyi di bus. Lagu yang kami pilih beragam, mulai dari lagu rohani, lagu pop, hingga lagu barat. Kami tiba di Desa Putera sekitar pukul 08.00 pagi. Sesampainya disana kami langsung menuju ke gedung Gereja untuk mengamati dan belajar di sana.

Saat di Gereja Ratu Rosari, para siswa bukan hanya di ajak untuk mengamati tetapi juga diberikan tugas yang harus dilakukan. Tugas yang diberikan adalah membuat sebuah video pendek yang berisi tentang pesan Yesus dan kerajaan Allah. Di sana siswa tidak mengerjakan tugasnya sendiri tetapi berkelompok. Dengan berkelompok ini para siswa sudah menerapkan nilai-nilai Tarakanita yaitu Community. Selama proses pengambilan video para siswa tetap tertib dan tidak mengganggu suasana di dalam Gereja.

Selama di Gereja Ratu Rosari kelompok-kelompok kecil yang telah dibagi mulai mengerjakan tugas mereka masing-masing. Setiap kelompok memiliki tema yang berbeda. Ada yang mendapat tema perumpamaan tentang pukat, ada juga yang mendapat tema tentang Altar. Setiap kelompok berhasil mengerjakan tugas mereka hingga selesai dan akhirnya kami bisa melanjutkan perjalanan kami. 

Sebelum kami melanjutkan perjalanan kami, kami menyempatkan untuk membeli makanan dan minuman yang dijual di dekat wilayah Desa Putera. Ada yang membeli minuman, cakwe, siomay dan lain-lain. Sebelum kami meninggalkan Gereja kami juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada penjaga Gereja. Kami juga mendapat banyak ilmu baru selama kami berada di Gereja Ratu Rosari. Salah satu ilmu yang kami dapat yaitu adanya nama-nama santo yang pernah ada. Pada akhirnya kami pulang membawa ilmu baru dan bisa menerapkan nilai Tarakanita yaitu Community.

Setelah selesai berkegiatan di Gereja, kami melanjutkan perjalanan ke Taman Agro Wisata Cilangkap. Kami tiba di Taman AEW Cilangkap pada sekitar pukul  10.35 pagi. Kami melakukan outing class ke Taman Agro Edu Wisata Cilangkap untuk  mempelajari tanaman -tanaman yang ada di sana serta cara penanaman. Kegiatan ini adalah hasil kolaborasi pelajaran Bahasa Inggris dan IPS. Para siswa siswi kelas 8 juga di edukasi soal cara penanaman bayam, cabai serta teknik-teknik menanam. Para siswa siswi SMP Tarakanita 3 sangat senang dan dapat melakukan pembelajaran dengan baik dan tertib.

Sesampainya kami di Taman Agro Edu Wisata Cilangkap kami segera berkumpul oleh kelompok yang sudah dipilih oleh para bapak dan ibu guru. Kami dibagi menjadi 2 rombongan ,rombongan pertama kelompok kelas 8a dan rombongan kedua kelompok kelas 8b. Setiap kelompok diminta untuk memperhatikan setiap penjelasan dari bapak-bapak yang menjelaskan tentang tanaman serta cara penanaman,agar setiap kelompok bisa menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan oleh guru kami. Kami juga diajak untuk ke tempat penanaman hidroponik, dan disitu kami melakukan praktek cara  menanam hidroponik, kami diberi bibit dan kami tanamkan dengan cara penanaman hidroponik.



Jam 13.30 kami sudah selesai melakukan semua kegiatan dan kami langsung menuju bus dengan keadaan lelah , tetapi kami menyempatkan untuk ke toilet terlebih dahulu serta jajan makanan yang ada di sekitar Taman Agro Edu Wisata Cilangkap. Kami mendapatkan banyak sekali pengetahuan tentang tanaman serta cara penanaman dengan modal yang sangat murah. Walaupun kami membawa jajanan kami tidak lupa membawa bungkus makanan tersebut dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia agar tidak mengganggu tanaman di taman Agro Edu Wisata Cilangkap. Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada bapak bapak Taman Agro Edu Wisata karena sudah memberi banyak sekali pelajaran tentang tanaman , serta kami mengucapkan terima kasih kepada supir bus yang sudah bersedia dengan senang hati mengantar kita ke tempat yang ingin kita tuju.


SMP Tarakanita 3 Serah Terima Kawal Istana

Serah Terima Kawal Istana 

SMP Tarakanita 3

Oleh Gabriela Alexandria Julianto



     Pada tanggal 6 September 2026, SMP Tarakanita mendapat kesempatan untuk menampilkan salah satu tari daerah di acara Serah Terima Kawal Istana, di Istana Negara. 


     Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembukaan Tari Gendang Belaq & Peresean oleh Sanggar Himalo dan Laskar Sasak Jabodetabek. Setelah itu, SMP Tarakanita 3 menjadi urutan kedua untuk menampilkan Tari Medley Kalimantan dengan Gaby, Tiara, Rania, Tansy, dan Ayumi sebagai penari. Acara kembali dilanjutkan dengan penampilan Tari Hatasopisik oleh SMPN 92 Jakarta. Lalu acara kembali dilanjutkan, hingga selesai pukul 09.00 WIB. Setelah seluruh acara selesai, penonton diperbolehkan berfoto dengan petugas PASPAMPRES termasuk petugas yang berkuda. Banyak penonton yang mengabadikan momen tersebut dengan berfoto.


     Kami juga ikut antri untuk berfoto dengan petugas PASPAMPRES termasuk petugas yang berkuda, juga petugas PASPAMPRES WANITA. Di sana juga terdapat turis yang berasal dari China yang meminta untuk berfoto dengan kami karena kami menggunakan pakaian adat Kalimantan. Demikian rangkaian acara Serah Terima Kawal Istana, selesai, dan ini menjadi salah satu kebanggaan SMP Tarakanita 3 untuk berpartisipasi menampilkan tarian di Istana Negara hingga ini menjadi pengalaman tidak terlupakan oleh kami.


SMP Tarakanita 3 Serah Terima Kawal Istana

Serah Terima Kawal Istana 

SMP Tarakanita 3

Oleh Gabriela Alexandria Julianto



     Pada tanggal 6 September 2026, SMP Tarakanita mendapat kesempatan untuk menampilkan salah satu tari daerah di acara Serah Terima Kawal Istana, di Istana Negara. 


     Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembukaan Tari Gendang Belaq & Peresean oleh Sanggar Himalo dan Laskar Sasak Jabodetabek. Setelah itu, SMP Tarakanita 3 menjadi urutan kedua untuk menampilkan Tari Medley Kalimantan dengan Gaby, Tiara, Rania, Tansy, dan Ayumi sebagai penari. Acara kembali dilanjutkan dengan penampilan Tari Hatasopisik oleh SMPN 92 Jakarta. Lalu acara kembali dilanjutkan, hingga selesai pukul 09.00 WIB. Setelah seluruh acara selesai, penonton diperbolehkan berfoto dengan petugas PASPAMPRES termasuk petugas yang berkuda. Banyak penonton yang mengabadikan momen tersebut dengan berfoto.


     Kami juga ikut antri untuk berfoto dengan petugas PASPAMPRES termasuk petugas yang berkuda, juga petugas PASPAMPRES WANITA. Di sana juga terdapat turis yang berasal dari China yang meminta untuk berfoto dengan kami karena kami menggunakan pakaian adat Kalimantan. Demikian rangkaian acara Serah Terima Kawal Istana, selesai, dan ini menjadi salah satu kebanggaan SMP Tarakanita 3 untuk berpartisipasi menampilkan tarian di Istana Negara hingga ini menjadi pengalaman tidak terlupakan oleh kami.


Dinamika Kelompok SMP Tarakanita 3

Kobarkan Semangat Kemerdekaan Melalui Sportivitas


Oleh : Filia Elvina


             Kemerdekaan bukan hanya mengibarkan bendera merah putih di depan rumah, tidak juga hanya mengikuti upacara di sekolah. Kemerdekaan mengajak kita untuk mengenang kembali kisah pilu pahlawan negara dalam mempertahankan dan membela negeri seribu budaya ini dari penjajah. Kita diajak untuk bebas, kini bukan dari penjajah tetapi bebas dari batasan dalam pergaulan, kemerdekaan Indonesia memberi kesempatan bagi warga sekolah untuk memperkuat tali persaudaraan antara satu dengan yang lainnya tanpa memandang usia atau angkatan. 


           Selasa, 18 Agustus 2026 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan dinamika kelompok dengan tujuan menguatkan rasa kekeluargaan diantara peserta didik. Kegiatan dinamika kelompok diawali dengan berdoa dan pembiasaan pagi bersama, lalu dilanjutkan dengan pembagian kelompok serta pembentukan yel-yel. Dalam kegiatan dinamika kelompok, terdapat 4 pos berbeda yang menarik serta mendorong masing-masing tim untuk bekerja sama serta terbuka terhadap pendapat satu sama lain. 


               Pada pos 1, siswa/siswi diberikan waktu untuk bermain voli melawan kelompok lainnya. Berbeda dengan permainan voli pada umumnya, kali ini peserta didik bermain menggunakan bola dengan ukuran besar. Beralih dari pos 1 selanjutnya peserta didik bergerak ke pos 2, dalam pos ini peserta didik diajak untuk mengeluarkan bola dari jaring-jaring hanya dengan sedotan. Di pos 2 siswa/siswi belajar untuk mendengarkan pendapat dan strategi dari yang lainnya, melatih diri untuk tetap tenang, dan yang terpenting di pos ke-2 ini peserta didik belajar bahwa dengan bekerja sama perlahan-lahan tugas berat akan selesai. Selesai mengeluarkan bola pada pos sebelumnya, peserta didik kemudian menuju pos 3, di mana dalam pos ke-3 ini masing-masing tim diminta untuk mengelilingi cone dengan saling bergandengan tangan berbentuk lingkaran tanpa terlepas. Permainan pada pos ini menuntut ketangkasan tim sehingga mampu memenangkan permainan tanpa melanggar aturan tidak boleh melepas tangan. Selanjutnya, setelah melalui pos ke-3 akhirnya masing-masing kelompok sampai pada pos terakhir, yaitu pos 4. Pos ke-4 ini mengundang peserta didik untuk berlatih PBB dengan mata tertutup. Pos ke-4 ini mengedukasi siswa/siswi terkait kejujuran dan mengajak peserta didik untuk tetap percaya dengan apa yang dilakukan. 


          Kegiatan hari itu tidak berhenti hanya sampai di sana saja, setelah dinamika kelompok kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar kelas dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI. Terdapat 4 perlombaan dalam kegiatan HUT RI di SMP Tarakanita 3, yaitu makan kerupuk, tarik tambang, masukan pulpen lewat cermin, dan juga cari bola. Dalam lomba makan kerupuk, peserta dari masing-masing kelas berkompetisi memakan kerupuk tercepat, namun berbeda dengan lomba makan kerupuk biasanya, kali ini peserta lomba harus mengangkat  kakinya untuk menurunkan kerupuk sehingga dapat dengan lebih mudah digigit. Selanjutnya, lomba tarik tambang mendorong perwakilan kelas untuk saling bekerja sama menarik tali dengan kuat. Lalu masukan pulpen lewat cermin, di mana dalam perlombaan ini peserta diharuskan untuk memasukan pulpen ke dalam botol hanya melalui pantulan cermin. Selanjutnya ada cari bola, yaitu perlombaan terakhir sekaligus penutup pada kegiatan HUT RI dan dinamika kelompok Selasa, 18 Agustus 2026. Permainan ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian dari setiap peserta lomba, karena dalam lomba kali ini peserta diminta untuk mencari bola sesuai warna yang sudah ditentukan kelas masing-masing menggunakan corong yang dikenakan di bagian wajah. Kegiatan hari itu pada akhirnya diakhiri dengan refleksi bersama. Dari kegiatan ini, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan manfaat terkait pentingnya rasa solidaritas dan kemampuan untuk saling bekerja sama dalam suatu kelompok.


Dinamika Kelompok SMP Tarakanita 3

Kobarkan Semangat Kemerdekaan Melalui Sportivitas


Oleh : Filia Elvina


             Kemerdekaan bukan hanya mengibarkan bendera merah putih di depan rumah, tidak juga hanya mengikuti upacara di sekolah. Kemerdekaan mengajak kita untuk mengenang kembali kisah pilu pahlawan negara dalam mempertahankan dan membela negeri seribu budaya ini dari penjajah. Kita diajak untuk bebas, kini bukan dari penjajah tetapi bebas dari batasan dalam pergaulan, kemerdekaan Indonesia memberi kesempatan bagi warga sekolah untuk memperkuat tali persaudaraan antara satu dengan yang lainnya tanpa memandang usia atau angkatan. 


           Selasa, 18 Agustus 2026 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan dinamika kelompok dengan tujuan menguatkan rasa kekeluargaan diantara peserta didik. Kegiatan dinamika kelompok diawali dengan berdoa dan pembiasaan pagi bersama, lalu dilanjutkan dengan pembagian kelompok serta pembentukan yel-yel. Dalam kegiatan dinamika kelompok, terdapat 4 pos berbeda yang menarik serta mendorong masing-masing tim untuk bekerja sama serta terbuka terhadap pendapat satu sama lain. 


               Pada pos 1, siswa/siswi diberikan waktu untuk bermain voli melawan kelompok lainnya. Berbeda dengan permainan voli pada umumnya, kali ini peserta didik bermain menggunakan bola dengan ukuran besar. Beralih dari pos 1 selanjutnya peserta didik bergerak ke pos 2, dalam pos ini peserta didik diajak untuk mengeluarkan bola dari jaring-jaring hanya dengan sedotan. Di pos 2 siswa/siswi belajar untuk mendengarkan pendapat dan strategi dari yang lainnya, melatih diri untuk tetap tenang, dan yang terpenting di pos ke-2 ini peserta didik belajar bahwa dengan bekerja sama perlahan-lahan tugas berat akan selesai. Selesai mengeluarkan bola pada pos sebelumnya, peserta didik kemudian menuju pos 3, di mana dalam pos ke-3 ini masing-masing tim diminta untuk mengelilingi cone dengan saling bergandengan tangan berbentuk lingkaran tanpa terlepas. Permainan pada pos ini menuntut ketangkasan tim sehingga mampu memenangkan permainan tanpa melanggar aturan tidak boleh melepas tangan. Selanjutnya, setelah melalui pos ke-3 akhirnya masing-masing kelompok sampai pada pos terakhir, yaitu pos 4. Pos ke-4 ini mengundang peserta didik untuk berlatih PBB dengan mata tertutup. Pos ke-4 ini mengedukasi siswa/siswi terkait kejujuran dan mengajak peserta didik untuk tetap percaya dengan apa yang dilakukan. 


          Kegiatan hari itu tidak berhenti hanya sampai di sana saja, setelah dinamika kelompok kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar kelas dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI. Terdapat 4 perlombaan dalam kegiatan HUT RI di SMP Tarakanita 3, yaitu makan kerupuk, tarik tambang, masukan pulpen lewat cermin, dan juga cari bola. Dalam lomba makan kerupuk, peserta dari masing-masing kelas berkompetisi memakan kerupuk tercepat, namun berbeda dengan lomba makan kerupuk biasanya, kali ini peserta lomba harus mengangkat  kakinya untuk menurunkan kerupuk sehingga dapat dengan lebih mudah digigit. Selanjutnya, lomba tarik tambang mendorong perwakilan kelas untuk saling bekerja sama menarik tali dengan kuat. Lalu masukan pulpen lewat cermin, di mana dalam perlombaan ini peserta diharuskan untuk memasukan pulpen ke dalam botol hanya melalui pantulan cermin. Selanjutnya ada cari bola, yaitu perlombaan terakhir sekaligus penutup pada kegiatan HUT RI dan dinamika kelompok Selasa, 18 Agustus 2026. Permainan ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian dari setiap peserta lomba, karena dalam lomba kali ini peserta diminta untuk mencari bola sesuai warna yang sudah ditentukan kelas masing-masing menggunakan corong yang dikenakan di bagian wajah. Kegiatan hari itu pada akhirnya diakhiri dengan refleksi bersama. Dari kegiatan ini, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan manfaat terkait pentingnya rasa solidaritas dan kemampuan untuk saling bekerja sama dalam suatu kelompok.


Dinamika Kelompok SMP Tarakanita 3

Kobarkan Semangat Kemerdekaan Melalui Sportivitas


Oleh : Filia Elvina


             Kemerdekaan bukan hanya mengibarkan bendera merah putih di depan rumah, tidak juga hanya mengikuti upacara di sekolah. Kemerdekaan mengajak kita untuk mengenang kembali kisah pilu pahlawan negara dalam mempertahankan dan membela negeri seribu budaya ini dari penjajah. Kita diajak untuk bebas, kini bukan dari penjajah tetapi bebas dari batasan dalam pergaulan, kemerdekaan Indonesia memberi kesempatan bagi warga sekolah untuk memperkuat tali persaudaraan antara satu dengan yang lainnya tanpa memandang usia atau angkatan. 


           Selasa, 18 Agustus 2026 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan dinamika kelompok dengan tujuan menguatkan rasa kekeluargaan diantara peserta didik. Kegiatan dinamika kelompok diawali dengan berdoa dan pembiasaan pagi bersama, lalu dilanjutkan dengan pembagian kelompok serta pembentukan yel-yel. Dalam kegiatan dinamika kelompok, terdapat 4 pos berbeda yang menarik serta mendorong masing-masing tim untuk bekerja sama serta terbuka terhadap pendapat satu sama lain. 


               Pada pos 1, siswa/siswi diberikan waktu untuk bermain voli melawan kelompok lainnya. Berbeda dengan permainan voli pada umumnya, kali ini peserta didik bermain menggunakan bola dengan ukuran besar. Beralih dari pos 1 selanjutnya peserta didik bergerak ke pos 2, dalam pos ini peserta didik diajak untuk mengeluarkan bola dari jaring-jaring hanya dengan sedotan. Di pos 2 siswa/siswi belajar untuk mendengarkan pendapat dan strategi dari yang lainnya, melatih diri untuk tetap tenang, dan yang terpenting di pos ke-2 ini peserta didik belajar bahwa dengan bekerja sama perlahan-lahan tugas berat akan selesai. Selesai mengeluarkan bola pada pos sebelumnya, peserta didik kemudian menuju pos 3, di mana dalam pos ke-3 ini masing-masing tim diminta untuk mengelilingi cone dengan saling bergandengan tangan berbentuk lingkaran tanpa terlepas. Permainan pada pos ini menuntut ketangkasan tim sehingga mampu memenangkan permainan tanpa melanggar aturan tidak boleh melepas tangan. Selanjutnya, setelah melalui pos ke-3 akhirnya masing-masing kelompok sampai pada pos terakhir, yaitu pos 4. Pos ke-4 ini mengundang peserta didik untuk berlatih PBB dengan mata tertutup. Pos ke-4 ini mengedukasi siswa/siswi terkait kejujuran dan mengajak peserta didik untuk tetap percaya dengan apa yang dilakukan. 


          Kegiatan hari itu tidak berhenti hanya sampai di sana saja, setelah dinamika kelompok kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar kelas dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI. Terdapat 4 perlombaan dalam kegiatan HUT RI di SMP Tarakanita 3, yaitu makan kerupuk, tarik tambang, masukan pulpen lewat cermin, dan juga cari bola. Dalam lomba makan kerupuk, peserta dari masing-masing kelas berkompetisi memakan kerupuk tercepat, namun berbeda dengan lomba makan kerupuk biasanya, kali ini peserta lomba harus mengangkat  kakinya untuk menurunkan kerupuk sehingga dapat dengan lebih mudah digigit. Selanjutnya, lomba tarik tambang mendorong perwakilan kelas untuk saling bekerja sama menarik tali dengan kuat. Lalu masukan pulpen lewat cermin, di mana dalam perlombaan ini peserta diharuskan untuk memasukan pulpen ke dalam botol hanya melalui pantulan cermin. Selanjutnya ada cari bola, yaitu perlombaan terakhir sekaligus penutup pada kegiatan HUT RI dan dinamika kelompok Selasa, 18 Agustus 2026. Permainan ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian dari setiap peserta lomba, karena dalam lomba kali ini peserta diminta untuk mencari bola sesuai warna yang sudah ditentukan kelas masing-masing menggunakan corong yang dikenakan di bagian wajah. Kegiatan hari itu pada akhirnya diakhiri dengan refleksi bersama. Dari kegiatan ini, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan manfaat terkait pentingnya rasa solidaritas dan kemampuan untuk saling bekerja sama dalam suatu kelompok.


Upacara kemerdekaan Indonesia ke-81

Upacara kemerdekaan Indonesia ke-81

Riandha Az-Zahra

 


 Pada tanggal 17 Agustus 2026 yang cerah, seluruh siswa-siswi, bapak ibu guru, suster, dan karyawan lainnya dengan semangat menuju SMP Tarakanita 3 untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke 81 Republik Indonesia. 


 Upacara dipimpin oleh petugas Paskibra yang terdiri dari 3 pasukan, yaitu Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45. Pengiringan lagu-lagu nasional dibawakan oleh grup paduan suara SMP Tarakanita 3 asuhan Ibu Clara Afiani Mere.         


Selanjutnya, pembina upacara Ibu Adriani Pramita Siwi kepala SMP Tarakanita 3 memasuki lapangan upacara untuk menyampaikan amanat berisi gagasan dan harapan bagi masa depan Indonesia. Setelah amanat selesai, upacara dilanjutkan dan ditutup dengan doa bersama. 


Acara puncak yang paling dinantikan kemudian ditampilkan. Petugas Paskibra mempersembahkan pertunjukan khusus untuk para tamu undangan. Grup paduan suara juga menampilkan dua  lagu spesial. Acara pun ditutup dengan meriah.


  • ‹
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • ...
  • 228
  • 229
  • ›

SMP TARAKANITA 3 JAKARTA

Jl. Juraganan 1, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Dki Jakarta, dengan kode pos 12210.

Phone: (021) 5482262

Email: cspusat@tarakanita.sch.id

Useful Links

  • Home
  • About Us
  • News
  • Events
  • Career

Explore

  • Gallery
  • Article
  • Prestasi
  • Partner
  • Visi & Misi

Information

  • Sejarah Sekolah
  • Tentang Logo
  • About Profile
  • Cakupan Wilayah

Location


© 2026 SMP TARAKANITA 3 JAKARTA All Rights Reserved
Yubelium
Menuju Yubelium