Article Detail
Dinamika Kelompok SMP Tarakanita 3
Kobarkan Semangat Kemerdekaan Melalui Sportivitas
Oleh : Filia Elvina
Kemerdekaan bukan hanya mengibarkan bendera merah putih di depan rumah, tidak juga hanya mengikuti upacara di sekolah. Kemerdekaan mengajak kita untuk mengenang kembali kisah pilu pahlawan negara dalam mempertahankan dan membela negeri seribu budaya ini dari penjajah. Kita diajak untuk bebas, kini bukan dari penjajah tetapi bebas dari batasan dalam pergaulan, kemerdekaan Indonesia memberi kesempatan bagi warga sekolah untuk memperkuat tali persaudaraan antara satu dengan yang lainnya tanpa memandang usia atau angkatan.
Selasa, 18 Agustus 2026 SMP Tarakanita 3 mengadakan kegiatan dinamika kelompok dengan tujuan menguatkan rasa kekeluargaan diantara peserta didik. Kegiatan dinamika kelompok diawali dengan berdoa dan pembiasaan pagi bersama, lalu dilanjutkan dengan pembagian kelompok serta pembentukan yel-yel. Dalam kegiatan dinamika kelompok, terdapat 4 pos berbeda yang menarik serta mendorong masing-masing tim untuk bekerja sama serta terbuka terhadap pendapat satu sama lain.
Pada pos 1, siswa/siswi diberikan waktu untuk bermain voli melawan kelompok lainnya. Berbeda dengan permainan voli pada umumnya, kali ini peserta didik bermain menggunakan bola dengan ukuran besar. Beralih dari pos 1 selanjutnya peserta didik bergerak ke pos 2, dalam pos ini peserta didik diajak untuk mengeluarkan bola dari jaring-jaring hanya dengan sedotan. Di pos 2 siswa/siswi belajar untuk mendengarkan pendapat dan strategi dari yang lainnya, melatih diri untuk tetap tenang, dan yang terpenting di pos ke-2 ini peserta didik belajar bahwa dengan bekerja sama perlahan-lahan tugas berat akan selesai. Selesai mengeluarkan bola pada pos sebelumnya, peserta didik kemudian menuju pos 3, di mana dalam pos ke-3 ini masing-masing tim diminta untuk mengelilingi cone dengan saling bergandengan tangan berbentuk lingkaran tanpa terlepas. Permainan pada pos ini menuntut ketangkasan tim sehingga mampu memenangkan permainan tanpa melanggar aturan tidak boleh melepas tangan. Selanjutnya, setelah melalui pos ke-3 akhirnya masing-masing kelompok sampai pada pos terakhir, yaitu pos 4. Pos ke-4 ini mengundang peserta didik untuk berlatih PBB dengan mata tertutup. Pos ke-4 ini mengedukasi siswa/siswi terkait kejujuran dan mengajak peserta didik untuk tetap percaya dengan apa yang dilakukan.
Kegiatan hari itu tidak berhenti hanya sampai di sana saja, setelah dinamika kelompok kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar kelas dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI. Terdapat 4 perlombaan dalam kegiatan HUT RI di SMP Tarakanita 3, yaitu makan kerupuk, tarik tambang, masukan pulpen lewat cermin, dan juga cari bola. Dalam lomba makan kerupuk, peserta dari masing-masing kelas berkompetisi memakan kerupuk tercepat, namun berbeda dengan lomba makan kerupuk biasanya, kali ini peserta lomba harus mengangkat kakinya untuk menurunkan kerupuk sehingga dapat dengan lebih mudah digigit. Selanjutnya, lomba tarik tambang mendorong perwakilan kelas untuk saling bekerja sama menarik tali dengan kuat. Lalu masukan pulpen lewat cermin, di mana dalam perlombaan ini peserta diharuskan untuk memasukan pulpen ke dalam botol hanya melalui pantulan cermin. Selanjutnya ada cari bola, yaitu perlombaan terakhir sekaligus penutup pada kegiatan HUT RI dan dinamika kelompok Selasa, 18 Agustus 2026. Permainan ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian dari setiap peserta lomba, karena dalam lomba kali ini peserta diminta untuk mencari bola sesuai warna yang sudah ditentukan kelas masing-masing menggunakan corong yang dikenakan di bagian wajah. Kegiatan hari itu pada akhirnya diakhiri dengan refleksi bersama. Dari kegiatan ini, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan manfaat terkait pentingnya rasa solidaritas dan kemampuan untuk saling bekerja sama dalam suatu kelompok.
-
there are no comments yet