Article Detail


Retret SMP Tarakanita 3: Membangun Persaudaraan Sejati dalam Perjalanan Iman

Retret SMP Tarakanita 3: Membangun Persaudaraan Sejati dalam Perjalanan Iman

Oleh Christella Ginnifer dan Rayzel Delphynia Karlana


Pada tanggal 2-4 Maret 2026, siswa-siswi kelas 9 SMP Tarakanita 3 menjalani kegiatan retret yang dilaksanakan di Rumah Retret Puspanita. Rumah Retret Puspanita berada di bawah naungan suster kongregasi CB. Kegiatan ini bertujuan untuk merefleksikan diri dan memperdalam iman melalui berbagai sesi sharing, dinamika kelompok, dan ibadat.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pengantar umum di aula dan dilanjut dengan menikmati snack. Setelah itu, para peserta mengikuti ibadat pembukaan di kapel sebagai tanda dimulainya kegiatan retret. Pada sesi pertama yang bertema “Aku Istimewa di Mata-Mu”, para siswa diajak untuk menyadari betapa berharga seseorang di mata Tuhan. Sesi ini membantu siswa-siswi memahami bahwa diri mereka diciptakan dengan tujuan yang berharga.

Setelah makan malam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu “Teman yang Baik, Jalan yang Indah”. Pada sesi ini siswa-siswi diajak untuk merefleksikan pentingnya berada di lingkungan pertemanan yang sehat dan saling mendukung. Hari pertama ditutup dengan ibadat examen untuk merenungkan kegiatan sepanjang hari sebelum siswa-siswi beristirahat.

Hari kedua dimulai dengan meditasi untuk mempersiapkan hati menjalankan kegiatan hari kedua. Setelah sarapan, siswa-siswi mengikuti sesi ketiga dan keempat, yaitu bermain games bersama untuk melatih kerja sama. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi kelima dengan pentas seni. Pentas seni menjadi wadah siswa-siswi untuk mengekspresikan kreativitas. Hari kedua dilanjutkan dengan sesi keenam dengan tema “Tarakanita, Rumah Keduaku”. Sesi ini mengajak kita untuk menyadari betapa pentingnya sekolah sebagai tempat belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Sesi selanjutnya, pertemuan dengan bertema “Dosa dan Pengampunan” yang didampingi oleh romo. Siswa-siswi diajak untuk mengenal lebih dalam tentang dosa dan pengampunannya. Hari kedua ditutup dengan ibadat tobat, menyadarkan siswa-siswi bahwa manusia sesungguhnya tidak akan luput dari dosa dan sudah sepantasnya bagi kita sebagai manusia untuk mohon pengampunan. 

Retret berlangsung sampai hari ketiga. Hari ketiga dimulai dengan olahraga pagi bersama untuk menyegarkan diri. Sesi terakhir pun berjalan dengan tema “Arah dan Langkah Hidupku.” Mengajak siswa-siswi untuk terus melangkah mengejar cita-citanya dan merefleksikan  apa yang membebani setiap langkah siswa-siswi. Seluruh rangkaian acara retret ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Romo Sunaryo SVD. Siswa-siswi telah selesai menjalani kegiatan retret yang telah dilakukan selama 3 hari lamanya. 

Dengan dilaksanakannya kegiatan retret ini, siswa-siswi diharapkan dapat membawa pulang ilmu dan hasil refleksi yang didapat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Retret tidak hanya memberikan siswa-siswi pengalaman yang berkesan, tetapi juga pembelajaran tentang iman, langkah hidup, dan kekeluargaan. Diharapkan semua ilmu yang didapat di kegiatan retret, dapat menjadi bekal untuk siswa-siswi melangkah menuju ke jenjang yang lebih tinggi.


Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment